6 CARA MENGAJAR ANAK SD YANG MENYENANGKAN

Belajar merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh anak-anak usia sekolah. Karena menjadi rutinitas, terkadang beberapa anak merasa jenuh untuk belajar. Oleh karena itu, diperlukan cara mengajar anak SD yang bisa menciptakan suasana belajar menyenangkan. Harapannya anak-anak tidak merasa jenuh dan selalu semangat untuk belajar.

Anak-anak usia SD memiliki karakteristik tersendiri. Karena itu, Anda perlu mengenali karakteristik anak tersebut supaya bisa menerapkan cara mengajar anak SD yang tepat. Berikut ini beberapa cara yang bisa diterapkan untuk menciptakan suasana mengajar menyenangkan bagi si kecil.

1. Menjaga Interaksi

Ketika Anda ingin mengajak anak untuk belajar, Anda tidak bisa memaksanya terlalu keras. Anda harus memulainya dengan melakukan pengkondisian. Caranya adalah dengan mulai menjalin interaksi bersama anak sehingga anak pun lebih siap untuk belajar. Anda bisa mulai untuk mengingatkannya saat anak masih bermain tapi sudah tiba waktu untuk belajar. Jadi, diperlukan “pancingan” terlebih dahulu agar anak menjadi lebih antusias untuk memulai belajar.

2. Membangkitkan Semangat

Sebelum proses belajar mengajar dimulai, cobalah untuk membangkitkan semangatnya dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti  bernyanyi atau meneriakkan yel-yel. Hal ini dimaksudkan agar nantinya anak lebih siap untuk belajar. Cara ini memang terkesan sederhana namun dampaknya sangat bagus untuk menciptakan situasi belajar yang menyenangkan.

3. Manajemen Waktu

Mengajarkan Anak mengelola waktu sejak dini merupakan hal yang penting, misalnya dengan membiasakan anak untuk belajar di pagi hari dan malam hari. Harapannya, anak Anda bisa mulai belajar untuk mengatur waktu sendiri. Cara ini mungkin terlihat sepele, tetapi dampaknya sangat besar bagi anak agar bisa memanfaatkan waktu dengan baik.

4. Belajar Bersama Teman

Anak SD biasanya akan lebih senang ketika belajar bersama dengan teman-temannya. Jadi, Anda bisa meminta anak Anda untuk mengajak teman-temannya belajar bersama. Anda pun bisa ikut mengawasi bagaimana cara mereka belajar. Dengan cara ini, anak bisa belajar bahwa bekerjasama itu penting.

5. Praktek

Praktek atau melakukan secara langsung apa yang dipelajari merupakan cara mengajar anak SD  yang mudah untuk dipahami. Hal ini karena anak-anak lebih tertarik ketika diberikan contoh saat belajar. Gambaran cara ini adalah seperti mengajarkan arah mata angin. Anda bisa meminta anak-anak untuk menunjukkan setiap arah mata angin tersebut.

6. Bermain dan Belajar

Anak usia SD sangat suka bermain. Oleh karena itu, Anda dapat memasukkan sebuah permainan ke dalam pembelajaran yang sedang berlangsung. Anda bisa menerapkan sistem pembelajaran yang berisi permainan – permainan kecil. Tentunya cara ini akan membuat anak lebih tertarik dan mudah untuk memahaminya.

Sumber: EduCen