Bodhisattva Avalokitesvara – Kuan Im – Kisah Putri Miao San

Bodhisattva Avalokitesvara – Kuan Im
Kisah Putri Miao San

Miao san adalah Putri Raja Miao Chuang dari negeri Hsing Lin. Miao San mempunyai dua orang kakak wanita, yaitu Miao Ching dan Miao Yin, kedua orang kakaknya itu menikah namun Miao San sendiri belum dan bahkan tidak mau menikah. Miao San menolak seluruh bentuk kesenangan duniawi.

Penolakan Miao San tersebut membuat marah Raja Miao Chuang. Akhirnya Miao San diusir dari kerajaan dan kemudian dikejar-kejar hendak dibunuh oleh ayahnya sendiri. Miao San tertangkap dan dihukum mati di atas panggung terbuka dengan disaksikan banyak orang.

Jenasahnya dengan secepat kilat dibawa oleh seekor macan penjelmaan dari Touw Ti Kong atas perintah dari Giok Hong Siang Tee. Kemudian di dalam hutan, arwah atau roh-nya dikembalikan kepada jasadnya oleh Giam Lo Ong. Dan Miao San akhirnya hidup kembali.

Di dalam hutan, Miao San dicoba/diuji sekali lagi kesungguhan hatinya oleh Jie Lay Hud (Sakyamuni Buddha / Buddha Gautama). Ternyata lulus.

Dengan menunggang macan penjelmaan Touw Ti Kong maka Miao San berangkat pergi ke Hsiang Shan di pulau Phu Tho. Di sini Miao San terus melatih diri sampai akhirnya mencapai kesempurnaan pada Lak Gwee Cap Kauw.

Raja Miao Chuang setelah lebih dari sembilan tahun kemudian menderita sakit semacam bisul-bisul yang tidak dapat disembuhkan, kecuali oleh anak perempuaannya sendiri. Penyakit Raja Miao Chuang itu sebagai hukuman atas perbuatannya selama ini terhadap Miao San, sebagai perintah Giok Hong Siang Tee.

Raja Miao Chuang akhirnya dapat disembuhkan oleh Miao San. Dan Baginda Raja Miao Chuang kemudian sadar/insyaf atas segala perilakunya selama ini terhadap Miao San.

Miao San kemudian mencapai Parinirvana pada Kauw Gwee Cap Kauw di Pulau Phu Tho.

 

Sumber: Buku Kisah Para Suci, Terbitan BAKTI : 2011